1 2 3 4
 


Jumat, 12 Januari 2018 - 14:03:31 WIB

SMK KESEHATAN WONOSARI TERJUNKAN 79 SISWANYA PRAKTEK KERJA LAPANGAN

Diposting oleh : Administrator
Kategori: Info Kampus - Dibaca: 340 kali



Wonosari (Keswari.com) - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Wnosari sudah hampir satu bulan ini  Terjunkan 79 siswa untuk Praktek Kerja Industri (Prakerin) sejak  18 Desember 2017. Peserta Praktek Kerja Lapangan (PKL) SMK Kesehatan Wonosari  adalah siswa/siswi Kelas XI yang terdiri dari 24 siswa Kompetensi keahlian farmasi dan 55 siswa Kompetensi keahlian keperawatan.

Ketua Kejuruan Keperawatan  SMK Kesehatan Wonosari Tri Ayu Lestari SKP, Ners menjelaskan, siswa kompetensi keahlian keperawatan dan Farmasi diterjunkan ke 7 Puskesmas di wilayah Gunungkidul, diantaranya Puskesmas Wonosari II, Puskesmas Nglipar I, Puskesmas Ponjong I, Puskesmas Playen I , Puskesmas Playen II, Puskesmas Semanu I, Puskesmas Tepus.

Penerjunan siswa PKL ke tempat Praktek diterima langsung oleh masing – masing perwakilan di tempat PKL. Pelaksanaan PKL kurang lebih dilaksanakan selama 2 bulan, dan selama PKL, mereka akan tetap dalam pengawasan sekolah. “Tujuannya untuk mengetahui sejauh mana perkembangan anak didik selama menjalankan praktek. Ini sebagai tanggung-jawab moril pihak sekolah untuk mencetak manusia siap pakai,” tambah Tri Ayu.

Kepala SMK Kesehatan Wonosari drs Panut mengatakan, tujuan PKL yakni untuk meningkatkan mutu dan pendidikan kejuruan melalui peran dunia kerja. Pelaksanaan PKL ini katanya, demi meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas. Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja sehingga memperoleh wawasan luas mengenai seluk beluk dunia kerja. “PKL ini selain pengembangkan pelajaran yang diperoleh di sekolah, juga dapat membandingkan kemampuan yang diperoleh di sekolah dengan yang dibutuhkan di dunia kerja,” katanya. Drs Panut berharap dengan pelaksanaan PKL, para siswa bisa tekun dalam menimbah ilmu saat praktek. Ia juga meminta para ketua program studi untuk tetap melakukan pendampingan dan pengawasan saat PKL berjalan sebagai refensi penilaian siswa. ( ANU )



BERITA TERKAIT